Jumat, 25 November 2016

KELUHAN ADALAH HADIAH!


Hi Bloggers, kali ini saya akan membahas tentang “COMPLAINT”. Banyak orang kalau mendengar kata complaint/keluhan/kritik , reaksi berpikirnya cenderung negative. Kenapa begitu ? Karena kita seringkali menganggap keluhan adalah suatu masalah besar atau kritik yang tidak enak. Padahal keluhan bukanlah selalu demikian tetapi bisa dipandang sebagai hadiah dari pelanggan, sumber pembelajaran, dan justru merupakan suatu masukan berharga tentang misalnya kelemahan atau kekurangan perusahaan, produk, atau jasa kita.

Jadi apa sih sebenarnya yang dikatakan complaint/keluhan tersebut. Menurut AS Kepuasan ISO 10002 Pelanggan - Guidelines untuk penanganan keluhan di organisasi mendefinisikan keluhan seperti -

 "Sebuah ekspresi ketidakpuasan dibuat untuk sebuah organisasi, yang terkait dengan produk (jasa), atau proses penanganan keluhan itu sendiri, di mana respon atau resolusi secara eksplisit atau implisit yang diharapkan"

Contoh kasus complaint/keluhan :

1.       Kurangnya Kebersihan kamar hotel

2.       Fasilitas bus yang tidak nyaman

3.       Pesawat delay dll

Keluhan itu sendiri sebenarnya bersifat positif karena memberikan kesempatan kedua untuk kita memperbaiki diri dan untuk menjadikan pelanggan setia sehingga kita malah bisa mendapatkan lebih banyak bisnis lagi. Yang membuatnya jadi negatif dan tidak menyenangkan adalah adanya kemarahan pelanggan yang biasanya menyertai keluhan tersebut. Jadi kita biasanya tidak mau menangani keluhan karena kita tidak mau menghadapi kemarahan pelanggan.

”Komplain adalah hadiah” (Claus Moller).

“Pelanggan Anda yang paling kecewa adalah sumber pembelajaran terbaik” (Bill Gates).

“Ketika pelanggan komplain, pemilik usaha dan manajer seharusnya sangat bersemangat. Keluhan pelanggan mewakili kesempatan untuk lebih banyak bisnis” (Zig Ziglar).

Mengapa perlu untuk memahami pelanggan dan kebutuhan mereka?

·         68% dari pelanggan akan meninggalkan kita karena pengalaman buruknya pelayanan

·         Biayanya lima kali lebih untuk memperoleh pelanggan baru daripada untuk menjaga yang sudah ada

·         Untuk membawa lebih banyak atau mempertahankan pelanggan

·         Tahu daerah mana dan bagaimana untuk meningkatkan



Reaksi-reaksi tidak baik ketika kita menerima keluhan pelanggan :

·         Mengabaikan keluhan pelanggan

·         Membela diri

·         Marah

·         Kepedulian kembali kehilangan perdagangan, reputasi

·         Kejengkelan, merasa waktu termakan, biaya perbaikan

·         Hambatan - berharap pelanggan pergi saja!

·         Tidak percaya beberapa atau semua apa yang pelanggan katakan

·         Reaksi-reaksi ini adalah sebagai akibat dari "atribusi negatif" - menyalahkan sedang dikaitkan dengan kita atau bisnis kita. Keluhan adalah bukti bahwa, dalam pandangan pelanggan, kita belum memenuhi harapan mereka

Prinsip yang mendasari untuk membuat keluhan menjadi hadiah yaitu sebagai berikut :

1.       Ada 2 tingkat pesan yang terkandung dalam keluhan

2.       Pelanggan memiliki 2 kebutuhan terpisah ketika mengeluh-kebutuhan sebagai individu dan kebutuhan yang berkaitan dengan keluhan

3.       Manfaat dari pemulihan pelanggan jauh lebih besar daripada biaya kehilangan pelanggan atau menarik pelanggan lain

4.       Mayoritas pelanggan jujur

1. Dua tingkat pesan pada keluhan

Contoh  – Si A membeli laptop Mac yang sebelumnya dia tidak pernah menggunakan laptop Mac

Pesan Permukaan – Laptop Mac tidak bekerja seperti yang diharapkan Laptop/Notebook yang lain

Pesan yang mendasari – Si A tidak mengerti penggunaan Laptop Mac, A butuh bantuan



2. Kebutuhan Nasabah ketika mereka mengeluh

·         Kebutuhan sebagai individu

-          Untuk didengar

-          Untuk dipahami

-          Untuk dihormati

·         Kebutuhan yang berkaitan dengan keluhan

-          Untuk keprihatinan mereka ditangani dengan cepat, adil dan benar

-          Untuk diberikan apa yang mereka tolak dan mungkin permintaan maaf

-          Untuk memiliki tindakan yang diambil untuk memperbaiki masalah atau mengatasi kekhawatiran - perubahan proses yang dihasilkan



3. Manfaat Pemulihan Pelanggan

Ø  Hanya 4% dari pelanggan yang tidak puas mengeluh. 96% meninggalkan tanpa komunikasi apapun untuk bisnis

Ø  Dari 96% yang meninggalkan, 91% tidak akan pernah kembali

Ø  Pelanggan tidak puas akan memberitahu 8 sampai 10 orang tentang isu-isu dengan bisnis-signifikan lebih dalam komunikasi global

Ø  1 di 5 pelanggan yang tidak puas akan memberitahu 20 orang tentang isu-isu dengan bisnis Anda

Ø  Dibutuhkan 12 insiden layanan positif untuk menebus satu insiden negative

Ø  7 dari 10 mengeluh pelanggan akan melakukan bisnis lagi dengan Anda jika menyelesaikan keluhan menguntungkan mereka

Ø  Dari mengeluh pelanggan, 95% akan melakukan bisnis dengan Anda lagi jika Anda mengatasi keluhan pada kontak pertama

Ø  Rata-rata, seorang pengeluh yang puas akan memberitahu 5 orang tentang masalah mereka dan bagaimana hal itu diselesaikan

Ø  Biayanya 6 kali lebih banyak untuk menarik pelanggan baru daripada yang dilakukannya untuk mempertahankan yang sekarang

Ø  Loyalitas pelanggan bernilai 10 kali harga pembelian tunggal



4. Mayoritas pelanggan jujur

ü  1-4% dari pelanggan sistematis menipu bisnis

ü  Jika pelanggan mengeluh diperlakukan dengan kecurigaan atau kekasaran, pelanggan akan mengambil posisi defensive / bertahan.



Model 7A untuk Penanganan keluhan

Langkah Penanganan Keluhan: Pertama Emosi

KETERAMPILAN
PENJELASAN
PENERIMAAN
-          Gunakan nada positif untuk menunjukkan kompetensi dan komitmen untuk menawarkan bantuan

-          Tidak mengambil keluhan pribadi; berpikir positif ("keluhan sebenarnya hal yang baik")

-          Gunakan Nama Nasabah Sepanjang Penanganan Pengaduan Proses
PEMINTAAN MAAF
-          Tindakan meminta maaf adalah untuk menunjukkan rasa hormat daripada () mengakui bahwa salah

-          Tulus Permintaan Maaf Untuk "ketidaknyamanan" yang disebabkan kepada pelanggan
EMPATI
-          Berempati Dengan perasaan Nasabah

-          Tampilkan Memahami Dan Kesediaan Untuk Penawaran Bantuan



Langkah Penanganan Keluhan : Kedua Pemecahan Masalah

KETERAMPILAN
PENJELASAN
ANALISIS
-          Selalu menangani satu keluhan yang dikeluarkan pada suatu waktu

-          Hindari Bias Dan asumsi yang tidak perlu

-          Mendengarkan tanpa gangguan

-          Mengajukan pertanyaan untuk mengumpulkan informasi dan untuk memperjelas pemahaman
SOLUSI ALTERNATIF
-          Menyarankan solusi yang mungkin - untuk harapan palsu - dalam otoritas Anda

-          Pikirkan alternatif lain jika tidak diterima pelanggan
PERSETUJUAN
-          Konfirmasi Solusinya adalah diterima



Langkah Penanganan Keluhan: Positif berakhir

KETERAMPILAN
PENJELASAN
JAMINAN
-          Tampilkan perhatian yang tulus dan ikhlas

-          Mengungkapkan kesediaan untuk membantu di masa depan

-          Terima kasih Untuk keluhan / bisnis pelanggan



Sekian dari artikel kali ini, jika ada salah kata, mohon maaf, dan silakan diberi saran dan kritik. Terimakasih.

Sabtu, 19 November 2016

Improving Service Quality Workshop


Hi bloggers, lama tak jumpa, kali ini dosen kami menampilkan sebuah film yang berjudul “ Remember The Titans” adalah karya film yang benar-benar diangkat dari kisah nyata. Film ini dirilis pada tanggal 29 September 2000 di Amerika Serikat. Dari karya film ini, Anda dapat mempelajari kepemimpinan dan juga HAM dimana film ini menceritakan pada saat 1971 di negara bagian Virginia (tepatnya di Alexandria), saat dimana rasisme terutama antara kulit putih dan kulit hitam sedang kental. The Titans adalah nama sebuah grup football dari SMA T.C. William. Dimana sekolah ini diterapkan oleh dewan sekolah dengan percampuran menggabungkan sekolah kulit hitam dan sekolah kulit putih menjadi satu. Saat itu, SMA ini yang satu-satunya sekolah yang mulai memperbolehkan orang kulit hitam belajar disana.

Football adalah bagian dari hidup di Alexandria, tentunya di setiap SMA mempunyai ekstrakulikuler football. Di sinilah masalahnya mulai muncul, karena orang kulit putih Amerika saat itu enggan untuk “bercampur” dengan orang kulit hitam. Termasuk para pemain football SMA T.C.William.

Masalah berjalan terus-menerus sampai pada puncaknya dimana pelatih tim football harus diganti. Mengapa mencapai puncaknya? Selain karena para siswa dan orang tua siswa sangat menghormati pelatih sebelumnya (Bill Yoast, yang diperankan oleh Will Patton), juga karena pelatih penggantinya adalah orang kulit hitam (Herman Boone, yang diperankan oleh Denzel Washington).

Semula, para pemain kulit putih dan kulit hitam tidak pernah akur, bahkan pemain dari ras kulit putih menolak bergabung dengan tim. Namun ketika akhirnya Bill Yoast bersedia menjadi asisten pelatih Herman Boone di bagian pertahanan, dia berhasil membujuk pemain ras kulit putih untuk kembali bergabung ke dalam tim.

Akhirnya Boone dan Yoast sepakat untuk menggabungkan pemain dari ras kulit hitam dan kulit putih menjadi satu, dengan proses seleksi berdasarkan kualitas dari tiap pemain. Untuk menguatkan tim juga menyatukan antara pemain ras kulit putih dan kulit hitam, pelatih Boone melakukan acara tim building yaitu semacam camp pelatihan.

Sejak awal keberangkatan, pelatih Boone dengan kepemimpinannya, dia membuat peraturan pemain ras kulit putih harus berpasangan dengan pemain ras kulit hitam. Diawali dalam bus seluruh anggota tim harus memiliki pasangan duduk dari rekannya yang berbeda ras. Ditambah lagi pada saat di camp pelatihan, satu kamar berisi orang kulit hitam dan putih.

Selanjutnya pelatih Boone memberi tugas masing masing pasangan kamar yang latar belakang saling membenci untuk saling mengenal satu sama lain, jika tidak maka jumlah latihan yang gila-gilaan akan terus menjadi pelatihan mereka.

Akhirnya perubahan terjadi pelatih Boone mengajak para anggota tim untuk berlari ke daerah lapangan tempat terjadinya pertempuran Gettysburg. Pertempuran paling berdarah dalam sejarah perang sipil Amerika Serikat. “Why that war was fought” (“…the same fight we are still having today”) adalah ucapan yang dilontarkan pelatih Boone diatas lapangan yang pernah menjadi saksi ribuan orang kulit putih dan kulit hitam tewas akibat perang saudara. Pertumpahan darah yang dipicu oleh kedengkian akibat perbedaan warna kulit (yang mungkin sampai sekarang masih terjadi).

Akhirnya pandangan ras mereka pun berubah menjadi rasa solid tim yang kuat. Para pemain tim kulit hitam dan kulit putih mulai bisa bekerja sama sebagai rekan tim. Pelatih Boone dan pelatih Yoast pun mulai berubah menjadi teman kerja yang saling menghormati walaupun berbeda warna kulit. Ditangan dua pelatih utama Boone-Yoast, “THE TITANS” tim foorball T.C. William mamu meraih prestasi football yang luar biasa dilevel nasional, sehingga menjadi kebanggaan daerah Alexandria Virginia. Walaupun terdiri atas para pemain yang berbeda warna kulit tapi mampu memberikan kemampuan bermain dan kerjasama tim yang luar biasa. Diakhir cerita masing-masing tokoh pemain THE TITANS berkumpul kembali saat pemakaman Bertier. Coach Boone dan Coach Yoast tetap bersahabat dekat sampai tua.

Dalam drama yang memukau ini ditampilkan karakter tokoh yang unik, ada Gerry Bertier dan Julius Campbell, dua orang pemain menonjol yang berbeda warna kulit yang akhirnya menjadi “saudara” walaupun akhirnya Bertier mengalami kecelakaan sampai menjadi lumpuh.

Film yang diangkat dari kisah nyata ini ceritanya berhasil dikemas dengan baik sehingga film ini menjadi sangat menginspirasi. Bagaimana olahraga dapat membantu kita untuk mendamaikan dunia. Dengan cara-cara yang indah dan penuh dengan kebesaran jiwa, para pemain dan pelatih (terutama Will Patton) tim football T.C William menunjukkan kepada kita, bahwa mereka seakan-akan tidak memiliki ras. Mereka bersaudara dengan siapapun.

Pelatih Herman Boone dan Bill Yoast telah membuktikannya. Semula berkat pendekatan dari mantan pelatih mereka, yaitu Bill Yoast, akhirnya para pemain mau masuk kembali dalam tim dan mencoba berintegrasi dengan pelatih serta teman-temannya yang berkulit hitam. Pelatih Herman Boone membuat mereka mulai saling menghormati, bahkan bersahabat. Film yang memperoleh banyak penghargaan ini mengajarkan, bahwa kita sebagai manusia harus mempercayai jiwa seseorang, bukan penampilannya.

Demikian artikel kali ini yang bisa saya sharing, bila ada salah kata, silakan diberikan saran dan kritik dibawah ini, terima kasih.

Kamis, 03 November 2016

KOMUNIKASI



Hi bloggers lama tak berjumpa, kali ini saya akan membahas tentang KOMUNIKASI.

Komunikasi adalah pertukaran perasaan, ide dan informasi baik dengan berbicara, menulis, tanda-tanda atau tingkah laku.

Menurut Merriam Webster Dictionary, Komunikasi adalah

-          Menyampaikan pengetahuan atau informasi

-          Mengungkapkan dengan tanda-tanda yang jelas

-          Mengirimkan informasi, pikiran, atau perasaan sehingga memuaskan

-          Membuka satu sama lain

Berkomunikasi Efektif berarti bahwa komunikator dan komunikan sama sama memiliki pengertian yang sama tentang suatu pesan.

Komunikasi efektif adalah komunikasi yang mampu menghasilkan perubahan sikap (attitude change) pada orang terlibat dalam komunikasi.

Komunikasi efektif adalah saling bertukar informasi, ide, kepercayaan, perasaan dan sikap antara dua orang atau kelompok yang hasilnya sesuai dengan harapan.

Pentingnya komunikasi dalam pelayanan adalah untuk menggali atau mengetahui kebutuhan orang lain.

 Komponen-komponen komunikasi terdiri dari :

-          Komunikator yaitu orang menyampaikan informasi, ide, pengetahaun, perasaan kepada komunikan

-          Pesan yaitu isi informasi, ide, pengetahuan, perasaan yang mau disampaikan

-          Media yaitu alat yang digunakan oleh komunikator untuk menyampaikan isi pesan kepada komunikan

-          Komunikan yaitu orang yang menerima pesan dari komunikator

-          Efek yaitu perbedaan antara apa yang dipikirkan, dirasakan dan dilakukan oleh komunikan sebelum dan sesudah menerima pesan dan komunikator

-          Umpan balik (reaksi) yaitu salah satu bentuk reaksi yang berasal dari komunikan ketika menerima pesan dari komunikator.

Contoh : komunikasi dalam pemanduan
-          Komunikator = pemandu
-          Pesan = informasi atau pengetahuan tempat yang dikunjungi
-          Media = gelombang suara – mic
-          Komunikan = wisatawan
-          Efek = bertambah pengetahuan
-          Umpan balik = tanya jawab, penilaian, besar kecil tip yang diberikan.

Jenis komunikasi terdiri dari :

1.       Komunikasi verbal adalah bentuk komunikasi yang disampaikan komunikator kepada komunikan dengan cara tertulis atau lisan.

2.       Komunikasi non verbal adalah proses komunikasi di mana pesan disampaikan tidak menggunakan kata-kata melainkan dengan menggunakan gerak isyarat, Bahasa tubuh, ekspresi wajah dan kontak mata, penggunaan objek seperti pakaian, potongan rambut, dll, simbol-simbol, serta cara berbicara seperti intonasi, penekanan, kualitas suara, gaya emosi dan gaya berbicara.

80% komunikasi dikuasai secara non verbal.

Contoh : seseorang menguap – isi pesan yang disampaikan berkemungkinan ngantuk dan bosan.

Hambatan-hambatan komunikasi
1.       Modalitas – kejelasan
Penggunaan kata-kata yang susah dimengerti atau penyampaian yang kurang jelas

2.       Lingkungan – noise - ekologis
Gangguan yang disebabkan kondisi lingkungan fisik.

3.       Verbal – non verbal - biogenetis
Gangguan yang disebabkan oleh pengaruh panca indra, faktor naluri, dan system saraf.

4.       Teknis – media
Gangguan yang terjadi pada media yang dipakai

5.       Semantic
Gangguan yang terjadi pada faktor Bahasa, pengertian arti yang beda dalam satu Bahasa.

6.       Sosiologis
Gangguan yang ditimbulkan lingkungan social.

7.       Antropologis
Gangguan yang timbul karena faktor budaya

8.       Psikologis
Gangguan yang bersifat kejiwaan yang cenderung negative

Sekian artikel kali ini, mohon maaf jika ada kesalahan, silakan diberikan saran atau kritik dan terimakasih.

Kamis, 06 Oktober 2016

Perlunya Etika di tempat kerja!!!

6 Oktober 2016

Hi blogger , minggu yang ada plus minusnya, dapat jalan promosi keluar kota, tinggal di hotel bintang 3 dan makan makan  SEMUA GRATIS!!! Tapi suara abis, sakit tenggorakan (baru hari kedua, masih ada 2 hari lagi jalan promosinya),  tidak ikut kelas (4 mata kuliah), tugas masih banyak yang belum selesai.(kok tiba-tiba merasa Stress lebih banyak dari FUNnya) (LOL.......)

APA ITU ETIKA ???

Anda bisa cari di google bahwa Etika itu (Bahasa Yunani Kuno : "ethikos", dengan arti "timbul dari kebiasaan") adalah sebuah sesuatu dimana dan bagaimana cabang utama filsafat yang mempelajari nilai atau kualitas yang menjadi studi mengenai standar dan penilaian moral dan mencakup analisis dan penerapan konsep seperti benar, salah, baik, buruk dan tanggung jawab.

Contoh Etika Batuk yang benar dan salah :
APA PULA DENGAN ETIKA KERJA ???

Etika kerja adalah sistem nilai atau norma yang digunakan oleh seluruh karyawan perusahaan, termasuk pimpinannya dalam pelaksanaan kerja sehari-hari.

"Etika membuat karyawan patuh pada aspek hokum dan moralitas, sehingga timbullah integritas yang kuat di tempat kerja." - Djajendra.

STANDAR untuk sukses dalam karir, anda harus memiliki ketrampilan kerja yang kuat dan etika kerja yang baik.

10 ETIKA KERJA DAN STANDAR KINERJA
  1. KEHADIRAN
  • Hadirlah tepat waktu / tidak terlambat
  • Jika tidak bisa hadir / terlambat melaporlah kepada atasan sebelumnya
  • Siap jika diberi pekerjaan
  • Jika diberikan pekerjaan, mulailah bekerja dan selesaikan tepat waktu
     2.  KARAKTER
  • Menampilkan tingkat tinggi upaya dan komitmen untuk melakukan dan menyelesaikan pekerjaan
  • Menunjukkan kepercayaan dan perilaku yang bertanggung jawab
  • Menampilkan loyalitas, kejujuran, inisiatif dan displin
     3. KERJA TIM
  • Mendorong dan memfasilitas kerjasama, kebanggaan, kepercayaan, dan identitas kelompok
  • Menghormati hak setiap orang
  • Komitmen dalam kerja tim
      4. PENAMPILAN
  • Rapi dan bersih
  • Pakaian yang tepat
     5, SIKAP
  • Sikap positif
  • Percaya diri
  • Kesediaan bekerja dan menerima kritik
  • Memiliki harapan realistis diri
     6. PRODUKTIFITAS
  • Mengikuti prosedur
  • Mengamati kebijakan yang ditetapkan dalam keselamatan
  • Memelihara peralatan dan perlengkapan
  • Menjaga area kerja rapi dan bersih
  • Menghemat bahan
    7. KEMAMPUAN ORGANISASI
  • Memprioritaskan dan mengelola waktu dan stress secara efektif
  • Menunjukkan fleksibilitas dalam beradaptasi dengan perubahan
  • Teknik manajemen waktu - meminta bantuan
  • Teknik mengatur jadwal - prepare sebelum kegiatan
    8. KOMUNIKASI
  • Berkomunikasi dengan informasi yang akurat kepada orang lain secara professional dan sopan
  • Menampilkan keterampilan non verbal (kontak mata, Bahasa tubuh) dan oral (mendengarkan, etikat telepon, tata Bahasa)
  • Dengarkan dengan penuh perhatian kepada orang lain
  • Etiket yang baik
    9. KERJASAMA
  • Menyampaikan keinginan untuk membantu orang lain
  • Bekerja untuk menyelesaikan konflik dan untuk mengidentifikasi solusi dimana semua pihak mendapatkan keuntungan
  • Menunjukkan perhatian
  • Menjaga hubungan yang baik
  • Menunjukkan kemampuan pemecahan masalah
  10. MENGHORMATI
  • Perlakukan instruktur, staf dan sesame siswa dengan hormat, sopan santun, dan bijaksanaan
  • Jangan melakukan pelecehan apapun
  • Mengetahui definisi hokum dari pelecehan seksual
  • Kesepakatan tepat dengan keragaman budaya / ras


Mungkin cukup sampai sini artikel kali ini , bila ada saran dan kritik bisa dikomen dibawah ini, terimakasih dan sampai jumpa kembali lagi

Jumat, 30 September 2016

Sudah Profesional kah KITA?


Profesionalisme

Salam sejaterah bagia semuanya, apa kabar semuanya? Masuk minggu ke empat dan kali ini membahas tentang Profesionalisme dalam kehidupan.

Profesionalisme (profésionalisme) ialah sifat-sifat (kemampuan, kemahiran, cara pelaksanaan sesuatu dan lain-lain) sebagaimana yang sewajarnya ter­dapat pada atau dilakukan oleh seorang profesional.


Ciri-ciri profesionalisme

1. Keinginan untuk selalu menampilkan perilaku yang mendekati piawai ideal.

Seseorang yang memiliki profesionalisme tinggi akan selalu berusaha mewujudkan dirinya sesuai dengan piawai yang telah ditetapkan. Ia akan mengidentifikasi dirinya kepada sesorang yang dipandang memiliki piawaian tersebut. Yang dimaksud dengan “piawai ideal” ialah suatu perangkat perilaku yang dipandang paling sempurna dan dijadikan sebagai rujukan.

2. Meningkatkan dan memelihara imej profesion

Profesionalisme yang tinggi ditunjukkan oleh besarnya keinginan untuk selalu meningkatkan dan memelihara imej profesion melalui perwujudan perilaku profesional. Perwujudannya dilakukan melalui berbagai-bagai cara misalnya penampilan, cara percakapan, penggunaan bahasa, sikap tubuh badan, sikap hidup harian, hubungan dengan individu lainnya.

3. Keinginan untuk sentiasa mengejar kesempatan pengembangan profesional yang dapat meningkatkan dan memperbaiki kualiti pengetahuan dan keterampilannya.

4. Mengejar kualiti dan cita-cita dalam profesion

Profesionalisme ditandai dengan kualiti darjat rasa bangga akan profesion yang dipegangnya. Dalam hal ini diharapkan agar seseorang itu memiliki rasa bangga dan percaya diri akan profesionnya.



Ada beberapa hal-hal yang menunjukkan Profesionalisme di tempat kerja menuntut berikut:

·         Tanggung jawab yang matang dan menunjukkan semangat untuk pekerjaan Anda.

Anda harus bertanggung jawab pekerjaan yang telah diberikan dan melakukannya dengan semangat.

·         Tahu bagaimana dan mencapai hasil yang diharapkan.

Anda harus mengetahui pekerjaan, cara melakukan pekerjaan dan mencapai hasil yang diinginkan

·         Berikan umpan balik yang sesuai dan tepat waktu kepada rekan kerja dan atasan.

Anda harus menyelesaikan pekerjaannya dengan tepat waktu sesuai ketentuan waktu yang telah diberikan.

·         Hargai diri Anda dan orang lain dan waktu mereka.

Hargai orang lain terlebih dahulu, maka orang lain akan menghargai dirimu.

·         Datang untuk bekerja dengan sikap yang baik.

Kamu harus datang bekerja dengan tepat waktu, rapi, semangat dan mampu bekerja di bawah tekanan.

·         Jadilah ramah dan bisa bekerja dalam tim

Anda tidak bisa bekerja sendiri karena kita adalah makhluk sosial, perlunya berinteraksi satu sama lain dalam sikap yang baik

·         Ketekunan dalam pemecahan masalah.

·         Tampilkan kemauan untuk belajar dan relawan untuk tugas-tugas baru.

·         Berkomunikasi secara efektif dalam kondisi apapun.



Interaksi Profesional

·         Menghormati rekan sangat penting untuk profesionalisme kerja. Setiap orang memiliki cara yang berbeda untuk berkomunikasi dan mendekati masalah - menjadi toleran terhadap perbedaan dan mencoba untuk memahami perspektif lain.

·         Komunikasi adalah kunci. Tidak apa-apa untuk berbicara dan meminta klarifikasi ketika Anda tidak memahami sesuatu. Isu hanyalah hasil dari miskomunikasi dan memiliki satu diskusi sederhana dapat mengatasi situasi.

·         Individu yang mendengarkan dan terbuka untuk ide-ide dan saran dari rekan-rekan mereka / supervisor menunjukkan perilaku hormat.

·         Jaga informasi pribadi. Ketika Anda sedang bekerja, Anda harus membatasi panggilan pribadi telepon, email, SMS dan komunikasi lainnya. Berikan rekan kerja perhatian penuh Anda.

·         Tindakan kecil, seperti mengatakan "tolong" dan "terima kasih", membantu membangun hubungan kerja kolaboratif dan membuat Anda sebagai seorang profesional yang bekerja dengan baik dengan orang lain.

·         Etika E-mail, dalam zaman era sekarang pekerjaan banyak yang memakai E-mail, jadi penting untuk menggunakan bentuk komunikasi dengan bijaksana.

·         Miskin tata bahasa dan ejaan dapat tampil sebagai non profesional dan memberikan kesan bahwa Anda tidak mengambil peran Anda serius.

·         Anda juga harus menghindari menambahkan perasaan emosional (wajah smiley, twinkle) dan akronim dalam e-mail resmi Anda.

·         Jika Anda mencoba untuk menekankan inti penyampaian, cobalah menggunakan huruf miring (italicizing) dalam kata Anda. Demikian pula, selalu menggunakan tanda baca yang tepat dan kapitalisasi.

·         Jangan mulai pesan dengan "hey" atau frasa- terlalu santai lainnya, dimulai dengan "Dear ..." karena e-mail bukan Facebook, Twitter. Pesan teks E-mail adalah bentuk profesional komunikasi dan harus ditanggapi dengan serius.



Perilaku Profesional

·         Membagi yang jelas antara kehidupan pribadi dan kehidupan profesional.

Dalam waktu kerja fokuslah pada kerjaan anda, jangan membawa masalah dari luar ke dalam kerjaan anda.

·         Menghormati ruang pribadi orang lain.

Jika pintu ruang kerja atasanmu ditutup, itu umum berarti dia sedang sibuk. Selalu mengetuk dan menunggu respon. Hindari mengganggu seseorang kecuali masalah di tangan membutuhkan perhatian segera.

·         Individu bertindak profesional dengan menunjukkan tepat waktu dalam suatu janji dan pertemuan, menghindari gosip kantor, menjawab panggilan telepon pada waktu yang tepat dan bijaksana.

·         Mematuhi jam kantor ditetapkan oleh organisasi. Namun, karena beberapa keadaan yang tidak terduga ketika tidak mampu melakukannya, maka harus memberitahukan kepada atasan Anda.

·         Berkomunikasi, menghormati pendapat yang berbeda dan perilaku yang sesuai.

·         Tidak profesional dapat ditentukan dari perilaku meliputi gerak tubuh, kata-kata, ekspresi atau tindakan lain, seperti akting bosan selama pertemuan untuk menunjukkan ketidaktertarikan.


Penampilan Profesional

·         Pakaian Anda menciptakan gambar Anda.

·         Orang-orang membentuk opini berdasarkan cara Anda berpakaian. Ketika bagian dari organisasi, sangat penting bahwa Anda mengikuti dress code yang ditentukan oleh organisasi.

·         Sebuah dress code membawa keseragaman ke tempat kerja dan merupakan bagian dari budaya organisasi.

·         Jangan berpakaian provokatif, tempat kerja terdiri orang yang berbeda, memakai sesuatu yang akan membantu Anda cocok di sana.

·         Menahan diri dari menggunakan parfum wangi, atau lotion yang bisa mengganggu rekan kerja.

Demikian artikel ini, semoga bermaafaat, bila ada saran dan kritik silakan tulis komentarnya di bawah ini, terimakasih.